ZAT KIMIA PADA KEMASAN
sumber:kaskus.co.id
Assalamualikum Wr. Wb. Kali ini aku akan menjelaskan sedikit hal-hal mengenai Zat pada kemasan. Zat Aditif dalam bahan makanan, zat aditif adalah bahan-bahan yang ditambahkan dan dicampur pada suatu makanan maupun minuman untuk menambah kualitasnya, kemenarikannya serta kelezatannya. Mari kita cermati penjelasannya di bawah ini.
- Fungsi makanan adalah:
1.Untuk memperoleh energi
2.Untuk pertumbuhan (sel baru)
3.Menggantikan sel-sel yang rusak
4.Penunjang dan pengatur proses dalam tubuh
- Makan sehat
1.Mengandung bahan yang dibutuhkan oleh tubuh
2.Higienis
3.Suhunya normal saat dimakan
4.Tidak sulit di cerna
- Fungsi Zat aditif pada makanan yaitu:
1.Memperbaiki tampilan
2.Meningkatkan cita rasa
3.Memperkaya kandungan gizi
4.Mengawetkan atau tidak cepat busuk
- Pengelompokan Zat aditif berdasarkan asalnya:
1.Zat aditif alami : berasal dari sumber alami
2.Zat aditif sintetik : berasal dari bahan-bahan kimia atau buatan pabrik
-Pengelompokan Zat aditif berdasarkan fungsinya:
1. pewarna
2. pemanis
3. pengawet
4. penyedap rasa
#Jenis pewarna dibedakan menjadi pewarna alami dan sintetik.Pewarna alami adalah pewarna yang memanfaatkan bahan-bahan alam untuk memberikan warna-warna yang berbeda untuk makanan.
- kuning : kunyit
- Hijau : Daun suji
- Coklat : Buah coklat
- Merah coklat : daun jati
- Kuning-merah : wortel
Kelebihan : Aman dikonsumsi, menghasilkan aroma yang enak dan khas selain warnanya.
Kekurangan: Pilihan warnanya terbatas dan warnanya tidak tajam seperti pewarna sintetis, tidak praktis.
#Sedangkan pewarna sintetik adalah pewarna buatan yang biasanya dibuat di pabrik-pabrik dan berasal dari suatu zat kimia.
- Tartrazin (kuning)
- Amaranth : merah
- Sunset yellow : orange
- Briliant blue FCF : biru
Kelebihan:Pilihan warna banyak dan praktis.
Kekurangan: Tidak menghasilkan aroma, terdapat pewarna yang tidak cocok untuk makanan dan beresiko menimbulkan penyakit.
#Pewarna Tekstil, beberapa pewarna sintetis sudah dilarang digunakan untuk makanan, misalnya:
1.Rodhamin B, menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, iritasi saluran pencernaan dan bahaya kanker hati.
2.Metanil yellow, menyebabkan iritasi pada saluran pernafasan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, dan bahaya kanker pada kandung dan saluran kemih.
#Pemanis alami berasal dari buah dan madu, jika dikonsusmi secara berlebihan dapat menyebabkan kegemukan dan dapat berbahaya juga bagi penderita diabetes.
#Pemanis buatan tidak dapat dicerna dan bukan sumber energi, manisnya puluhan kali lebih manis.
- Contoh:sakarin, natrium siklamat, magnesium siklamat, kalsium siklamat dan aspartam.
- Pemakaian berlebihan dapat merangsang tumor kandung kemih dan bersifat karsinogetik (penyebab kanker).
#Zat pemanis adalah tebu, kelapa, gula aren, buah-buahan & madu.
#Pengawet berfungsi untuk menghalang pembiakan mikroorganisma supaya makanan tahan lebih lama tanpa rusak. Contohnya: natrium nitrit, natrium benzoate.
#Terdapat 2 jenis pengawet yaitu:
1.Pengawet Alami :
Contoh cara pengawetan alami : pengasapan ikan, manisan buah, penggaraman ikan, pendinginan buah di lemari es.
2.Pengawet buatan :
Contoh dengan cara :
- garam benzorat untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
- gas etilen oksida dan gas propilen oksida membunuh bakteri, jamur dan virus.
#Bahaya bahan pengawet dan masalah bagi kesehatan,contoh :
- Formalin = bahan pengawet tahu dapat menyebabkan kanker paru – paru, gangguan alat pencernaan dan jantung.
- Boraks = bahan pengawet bakso dapat menyebabkan gangguan pada otak, hati dan kulit.
#Bahan penyedap memiliki tujuan menambah cita rasa makanan.
- Penyedap rasa alami : Gula, garam, rempah-rempah.
- Penyedap rasa buatan : Monosodium Glutamate(MSG)/vetsin, isoamil asetat, atel butirat.
*MSG berlebihan dapat menyebabkan sesak nafas, sakit dada, pusing, dan mudah letih.
#Menggunakan bahan kimia pada makanan secara aman
1.Memeriksa kemasan makanan.
2.Memeriksa nomor registrasi dari Badan POM, untuk menunjukkan bahwa makanan tersebut telah lolos uji dan aman untuk di konsumsi.
3.Memeriksa tanggal kadaluarsa pada kemasan
4.Memeriksa kandungan bahan kimia yang ada di dalam makanan.
5.Memeriksa table halal pada kemasan.
Nah, itu tadi sedikit penjelasan mengenai zat kimia pada makanan kemasan semoga bermanfaat sekian dan terimakasih. Wassalamualaikum Wr.Wb.

Bagus
BalasHapussemangat
BalasHapus:)
BalasHapus